PENERAPAN INTER PROFESIONAL EDUCATION (IPE) DAN PERAN BIDAN DALAM KASUS PATOLOGI KEBIDANAN Yulizawati, SST., M.Keb Marzatia Yulika, S.Keb.,Bd

PENERAPAN INTER PROFESIONAL EDUCATION (IPE) DAN PERAN BIDAN DALAM KASUS PATOLOGI KEBIDANAN Yulizawati, SST., M.Keb Marzatia Yulika, S.Keb.,Bd

IPE-dalam-patologi-Kebidanan.jpg

Di era modern, tenaga dituntut untuk menyediakan layanan kesehatan yang
prima dan berkualitas. Keberhasilan pelayanan dimasa ini bergantung
pada bagaimana tenaga profesional merumuskan cara untuk bekerjasama.
Kolaborasi antarprofesional dipromosikan secara luas di bidang layanan kesehatan,
termasuk layanan ibu dan anak baik skala nasional ataupun internasional.
Menurut World Health Organization, kolaborasi interprofesional terjadi ketika tenaga
dari berbagai bidang bekerja bersama untuk meningkatkan kualitas perawatan
maupun pengobatan (Aquino, 2018). Sedangkan menurut Canadian Interprofessional
Health Collaborative (CIHC) kolaborasi interprofesi terjadi ketika profesional
bekerja sama dengan rekan kerja, profesi lain, pasien dan dengan keluarga mereka.
Banyak penelitian yang membuktikan bahwa praktik kolaborasi yang efektif antar profesi
dapat mengoptimalkan layanan kesehatan, memperkuat dan
meningkatkan outcomes kesehatan (Hall, 2015).
Namun dalam pelaksanaannya, beberapa hal dapat mempengaruhi optimalisasi
kolaborasi antar tenaga kesehatan, diantara hambatan tersebut adalah jarak geografis
yang tidak mendukung, perbedaan budaya, sumberdaya yang terbatas, serta hambatan
internal seperti kurang efektifnya komunikasi, dukungan untuk kolega, perbedaan
filosofis dll (Penny, 2017)

Back to Top